Angin Berhembus, Skor Tak Boleh Tergerus

Ngeshot pake busur memang paling asyik. Banyak hal menantang baik by setting atau natural.

Beda dengan gun, senpi, pada archery, meski sama menggunakan mekanisasi, namun keterkaitan dengan faktor manusia (bio-mekanis) dan alam juga tidak bisa dikesampingkan, dianggap remeh.

Klo senpi, manusianya dituntut terampil dalam penggunaan. Tentu saja di sana ada sedikit faktor bio-mekanis seperti form (posisi) kaki dan tangan yang kuat, sehingga bisa mengantisipasi efek ledakan yang ditimbulkan saat peluru dimuntahkan dari moncongnya.

Sedangkan pada archery, pengaruh bio-mekanis bisa mendapat porsi 50%-60%, sisanya alat dan alam.

Faktor alam yang sering dialami oleh kebanyakan archer dan berpengaruh terhadap hasil tembakan mereka yaitu ANGIN.

Tugas Bio-Mekanis (manusia) dan Mekanis (archery equipment) adalah memberikan kepastian lebih besar agar arrow melesat sesuai (target) yang diharapkan. Hanya saja ketika arrow sudah meninggalkan busur, maka tidak ada lagi yang bisa dilakukan oleh archer beserta alatnya, kecuali berdoa dan menaruh harapan yang terbaik.

Ketika arrow sedang terbang, hal yang akan sangat memengaruhi jalur terbangnya tentu saja angin.

Angin yang terkadang tidak bisa diprediksi arah dan kekuatannya akan dapat menggeser jalur terbang arrow sehingga pada akhirnya arrow akan meleset dari target yang telah ditentukan.

Kondisi alam yang berangin ditambah lagi di tengah suasana turnamen, ini bisa jadi HOROR untuk archer. Apalagi yang masih minim jam terbang tentu akan panik.

Pernah mengalami hal seperti ini?

Tenang..

Kali ini BOSS Archery akan memberikan beberapa tips agar Anda bisa shot lebih baik dalam situasi berangin :

  1. BERDOA
  2. Tentu saja, karena memanah bukan sekedar olahraga. Bukan sekedar permainan yang mengasyikkan. Memanah adalah ibadah. Amalan sholih. Menghiasinya dengan doa tentu akan menyempurnakannya.

    Diriwayatkan bahwa ketika Al Hasan bin ‘Ali bin Abi Thalib menarik anak panah, ia mengucapkan, “Bismillah [Dengan nama Allah]” dan setiap ia melepaskan, ia mengatakan, “Allahu Akbar [Allah Maha Besar]”.

    Dan juga pernah diceritakan bahwa Abu Al Abbas Abdullah bin Muhammad As Saffah, yaitu khalifah pertama dinasti Abbasiyah, pernah bertanya kepada salah seorang perwiranya “Apakah kamu seorang pemanah yang jitu?”

    Perwiranya itu menjawab bahwa dirinya terkadang jitu dalam memanah, terkadang tidak.

    Lalu Sang Khalifah menyuruhnya untuk mengucapkan hal ini saat menarik dan melepaskan anak panah, “Masya Allah, Laa ilaha illallah wa laa quwwata illaa billah” [Inilah yang dikehendaki oleh Allah, Tiada tuhan selain Allah dan tiada kekuatan kecuali dari Allah].

    Dan Sang Khalifah memberikan testimoni saat mengamalkannya, bahwa ketika dirinya mengucapkan kalimat tersebut maka tembakannya akan mengenai sasaran dan tidak akan meleset, atas ijin Allah.

    Yuph, tentu saja..
    Allah yang Maha Berkehendak.
    Tidaklah angin berhembus melainkan atas kehendak-Nya.
    Tidaklah sebuah arrow melesat tepat sasaran ataukah meleset kecuali atas kehendak-Nya.

    Imani hal ini.
    Yakini.
    In sya Allah akan memberi pengaruh besar pada Mental dan Teknis yang kita lakukan saat memanah.

  3. YAKIN dengan Tembakan Anda, Jangan Ragu
  4. Hal berikutnya yang harus Anda lakukan di situasi yang tidak terduga dan terukur secara pasti adalah PERCAYA DIRI.

    Ketidakyakinan hanya akan melemahkan tembakan Anda. Dan itu akan menambah persentase hasil lebih buruk.

    Percayalah dengan tiap proses, tahap demi tahap tembakan Anda. Masih ingat 10 Basic Step nya kan?
    Lakukan dengan benar tiap tahapannya. Yakin.

    Keyakinan akan menghasilkan tembakan yang kuat. Setidaknya hal ini akan memberikan keuntungan pada Anda pada 2 Hal :

    • Meski angin menghembus arrow, itu akan memberi pengaruh yang minim jika Anda dapat melakukan release dengan baik.
    • Tembakan yang kuat dalam cuaca berangin dapat memberi Anda feedback yang jelas, sehingga Anda bisa melakukan adjusment, pengaturan pada alat panahan atau bidikan (aiming) Anda lebih akurat. Misal tembakan Anda terakhir kali berada di ring 9 sebelah kiri, artinya Anda tahu bahwa ternyata angin menghembuskan arrow ke arah kiri.

    Akan berbeda ketika tembakan Anda lemah akibat kurang yakin, maka akan ada pertanyaan yang mengambang, apakah arrow ke arah kiri karena faktor Anda atau angin? Akhirnya Anda tidak tahu harus aiming kemana untuk arrow berikutnya.

  5. PERHATIKAN sekitar Anda
  6. Beruntung, Jika pada turnamen yang Anda ikuti, panitia memasang bendera kecil di atas tiap bantalan target. Atau windsock (penunjuk arah angin) yang dipasang di ketinggian tertentu. Dengan ini selain Anda bisa memperkirakan arah angin juga bisa mengira-ngira kuat-lemahnya hembusan angin.

    Kabar buruknya, bendera kecil tidak cukup akurat mengukur angin. Dan tidak ada kewajiban pemasangan windsock yang cukup dalam pengaturan range archery.

    Trus gimana donk?

    PERHATIKAn apa saja yang ada di atas atau di dekat lapangan panahan – pepohonan, spanduk, umbul-umbul, atau bendera negara – sebagai indikator kekuatan angin.

    Bisa juga memperhatikan arrow sendiri atau lawan. Anda harus mempelajari dengan cepat bagaimana karakter angin saat itu ketika lawan Anda sedang shot.

    PASTIKAN Anda gunakan semua jatah waktu menembak dengan baik dan efisien. Jangan terburu-buru. Tunggu hingga hembusan angin yang kuat berlalu sebelum menembak. Dan ambil sekian detik untuk memperhatikan hal-hal di atas untuk mengetahui arah dan kekuatan angin.Tentu saja berikan tembakan terbaik Anda untuk meminimalisir pengaruh angin.

  7. KUATKAN Fisik Anda
  8. Untuk bisa tetap shot dengan tembakan yang kuat di tengah hempasan angin perlu ditopang oleh fisik yang juga kuat.

    Lengan yang menahan busur beserta asesorisnya akan semakin bertambah kesulitan menahan jika ditambah hembusan angin yang cukup kuat. Demikian juga lengan yang sedang melakukan drawing. Goyah, aiming terganggu, saat Anda memaksa untuk shot, bisa terjadi target panic. Tentang target panic bisa baca di artikel BOSS berikut : Horornya Target Panic

    Posisi stance yang bertumpu pada kedua kaki dan pinggang juga perlu dikuatkan. Sehingga tubuh benar-benar sempurna menopang beban yang “bertambah” akibat hempasan angin.

    Untuk menguatkan fisik, Anda bisa mulai melakukan latihan beban seperti planks, push-up, sit-up, dll. Ini bisa Anda lakukan dimana saja, kapan saja, tanpa alat apapun. Sebagai motivasi Anda bisa mengajak teman-teman satu klub untuk melakukan challange (tantangan) harian.

  9. IMBANGI Angin
  10. Logis ketika seorang archer mengusahakan arrownya untuk melesat lebih ke arah kanan ketika hembusan angin dari arah kanan ke kiri. Dan tiap archer top dunia punya pendapat masing-masing tentang mengimbangi angin ini.

    Namun setidaknya ada 3 Tips yang bisa kita sesuaikan menurut kondisi di lapangan :

    • Sight Adjusment.
      Jika hembusan angin relatif tenang, stabil, dan bergerak ke satu arah, kita bisa mulai menyesuaikan sight pada setelan yang tepat. Pemanah dapat menggunakan cara ini HANYA ketika angin sangat bisa diprediksi.

      Caranya adalah dengan mengikuti arah arrow meleset dari target.Jika arrow meleset cenderung ke kanan, maka atur sight juga ke arah kanan. Demikian sebaliknya.

      Dalam pengaturan sight ini, archer tentu saja tetap harus terus memperhatikan perubahan yang terjadi seperti angin tak lagi berhembus atau berubah arah.

    • Canting the Bow.
      Cara lain yang disarankan yaitu Canting the Bow, yaitu memiringkan busur dengan mengarahkan limb atas melawan arah angin dan aiming tetap pada pusat target.

      Angin ke kanan maka limb atas busur Anda miringkan ke kiri, demikian sebaliknya. Pada recurve-bow sudut kemiringan yang diperlukan sulit diukur. Adapun pada compound-bow sudut kemiringan dapat dideteksi dengan melihat gelembung cairan pada sight.

      Cara ini menuntut archer untuk selalu memperhatikan sudut kemiringan recurve-bow atau gelembung cairan pada compound-bow mereka.

    • Aiming Off.
      Cara terakhir ini paling sering direkomendasikan. Yang dilakukan yaitu penyesuain aiming sesuai arah angin. Angin yang berhembus ke kanan kemungkinan akan menjauhkan arrow ke kanan pusat target. Maka aiming tidak lagi pada pusat target. Aiming diarahkan sebelah kiri pusat target.

      Dengan metode ini archer bisa memanah dengan tepat kapan pun. Kuncinya follow through dengan mengikuti arah aiming off tadi, bukan pada pusat target.

      Mana yang terbaik?
      Bahkan jika kita bertanya pada 10 archer profesional kelas dunia tentang hal ini, mereka akan memberikan jawaban yang berbeda.

      Ada yang menyarankan metode Canting of Bow ketika angin berhembus relatif ringan. Dan metode Aiming Off digunakan saat angin relatif kencang. Intinya perlu banyak melakukan try dan arror untuk mengenali metode mana yang tepat untuk karakter angin tertentu dan hanya akan diperoleh dengan …

  11. PERBANYAK Latihan
  12. Yuph. Alih-alih menghindar dari turnamen yang banyak anginnya, lebih baik Anda berlatih dan memilih turnamen dengan lokasi yang berangin.

    Lebih baik mempelajari bagaimana Anda dan arrow Anda dapat menyesuaikan dengan angin. Try and error. Mencoba dan mencoba.

    Benar, melakukan hal-hal yang kita sukai itu akan mengantarkan kita pada kesuksesan. Namun menantang diri untuk melakukan hal-hal yang kita benci hingga berangsur-angsur kita sukai itu akan dapat melejitkan potensi kita.

    Dan untuk melakukan hal yang benar dalam situasi yang tidak menyenangkan, Anda perlu didampingi oleh seorang coach. Dan BOSS Archery School (BAS) menyiapkan program pelatihan yang terukur dan bertahap hingga Anda siap menghadapi situasi apapun dalam turnamen.

  13. JAGA Mental Anda tetap KUAT
  14. “Duh bro, anginnya kyk gini, bisa ancur skor gue!”
    “Mati aku, kenceng begini, gimana bisa ngeshot!”

    Pernah ngalamin begini?

    Segera enyahkan pikiran seperti itu. Jadilah seorang yang OPTIMIS.

    “Masya Allah berangin, bakalan lebih menyenangkan nih!”
    “Masya Allah.. aku sudah berlatih dengan kondisi berangin, in sya Allah tembakanku tepat sasaran!”

    Shooting dalam kondisi berangin menuntut 100% Fokus dan Konsentrasi hingga arrow terakhir. Jikapun Anda mengalami tembakan yang buruk, abaikan, lupakan, dan bersiap untuk tembakan berikutnya.

    Mental yang kuat hingga akhir mungkin akan jadi keuntungan Anda atas semua pesaing.

Seperti halnya di event BAL#3 22-33 Desember lalu, angin berhembus cukup keras ditambah cuaca yang panas menyengat. Namun demikian tidak mengurangi antusiasme para archer menyelesaikan 2 x 6 rambahan yang harus dilalui.

Selamat untuk para jawara. Semangat berlatih untuk semuanya. Sampai jumpa di musim BAL 2019, in sya Allah.
***

BOSS Archery
Suplier Panahan Terlengkap dan Terpercaya.
FP : BOSS Archery
IG : @BOSSArchery
Web : www.BOSS.web.id
WA : 0812-7070-4456 [Klik nomor untuk chat langsung via WA]
BOSS Archery School : 6281248126661 (Krismanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *