Impossible is Nothing

Teringat sebuah judul buku yang mengajarkan teknik mengungkit keterbatasan diri akibat mental-block.

Sesuatu dirasa mustahil untuk dicapai saat kondisi kekinian diasumsikan jauh dari dikatakan ideal untuk meraih harapan/target yang jauh nan tinggi…

Dengan kata lain…
Asumsi terhadap kondisi kekinian, bahwa sangat jauh dari ideal untuk mencapai target yang diasumsikan sulit untuk dicapai, asumsi itu lah yang menjadikan situasi terkesan mustahil…

Kita tentu paham apa itu asumsi…
dugaan-dugaan, penilaian sementara terhadap sesuatu berdasarkan pengalaman dan perasaan yang pernah dilalui sebelumnya…

Di Panahan, asumsi itu, bahkan sejak awal seorang calon atlit berlatih, dibuang jauh-jauh…

“Saya tidak mengiranya, Saya hanya berpikir : shoot yang bagus, shoot yang bagus, shoot yang bagus”, komentar Diananda Choirunisa, atlit Panahan Indonesia yang sukses meraih Medali Perak di Asian Games 2018 lalu.

Pemanah peringkat ke-53 dunia ini saat
perempat final harus bersaing ketat dengan peraih medali emas Rio 2016, peringkat pertama dunia, Chang Hyejin (Korsel). Kemudian pada semifinal harus menghadapi peringkat ke-9 dunia, Lei Chien-Ying (Taiwan).

Cerita yang tak jauh beda, pemanah yang termasuk baru, lawan Diananda di final, Zhang Xinyan (Cina), peringkat ke-113 dunia. Di semifinal dia harus menghadapi Kang Chae Young (Korsel), peringkat ke-6 dunia.

See?
Yuph. Impossible is Nothing.
Tidak ada kemustahilan dalam panahan.
Yang ada hanyalah disiplin berlatih, disiplin mengevaluasi diri.

Kemustahilan hanya bisa dilawan dengan mengalahkan mental-mental negatif yang membatasi potensi besar dalam diri (mental-block). Mengalahkan diri sendiri.

BOSS Archery School (BAS), dengan pelatih bersertifikat internasional (Kim Archery School, Korea), memberikan pembelajaran teknik memanah secara terstruktur dan terukur untuk membentuk putra-putri Anda menapaki panahan prestasi. Selain teknik, tentu faktor utamanya adalah attitude dan mental.

Pengalaman pelatih menjuarai beberapa event akan menjadi pendorong anak didik BAS termotivasi untuk berprestasi.

Dan BOSS Archery turut mengapresiasi tinggi perjuangan Diananda Choirunisa hingga mampu mencapai Final di Asian Games 2018.

Medali Perak hanyalah simbolis pencapaian. Perjuangan yang dilalui seorang pemanah dalam berlatih dan mengalahkan diri sendiri patut mendapat medali tersendiri. Congrats 🎉
***

BOSS Archery
Suplier Panahan Terlengkap dan Terpercaya.
FP : BOSS Archery
IG : @BOSSArchery
Web : www.BOSS.web.id
WA : 0812-7070-4456 [Klik nomor untuk chat langsung via WA]
BOSS Archery School : 6281248126661 (Krismanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *