Plunger untuk X Hunter

Kena X or Ten memang SERU! Mendebarkan!

Siapa sih yang nggak suka tembakannya nge-PAS X atau Ten. Mempersiapkan shot-nya saja sudah memompa adrenalin. Tentu saja hampir banyak archer -klo lah tak bisa dikatakan semuanya- pasti mengincar dan berharap tembakannya tepat di X atau 10. Bahkan archer pemula mengharapkannya.

Sayangnya tidak semua yang mengharap musti dapat hasilnya kan. Hasil presisi (tepat X atau 10) seperti itu perlu usaha lebih. Bahkan dimulai sejak kita menentukan spek busur dan arrow.

Setidaknya ada tiga faktor untuk mendapatkan hasil shot yang presisi :

#1 Spek Busur dan Arrow yang Tepat.
Tingkat kelenturan arrow turut mempengaruhi tingkat presisi saat mencapai target. Kadar kelenturan pada arrow tergantung pada spek busur (Draw Length dan Draw Weight).

Pasangan spek yang tepat antara busur dan arrow menjadikan arrow melesat secara efektif, memperkecil kemungkinan menyimpang dari jalur shot. Arrow yang terlalu lentur atau terlalu kaku, dalam artian tidak sesuai dengan spek busur yang melesatkannya, akan membuat simpangan besar saat melesat sehingga meleset dari target. Dengan kata lain menjadikan hasil shot tidak presisi.

[ Baca juga artikel BOSS tentang Arrow Spine ]

Jadi pastikan spek busur dan arrow Anda pas. Bertanyalah kepada pelatih atau toko panahan yang Anda percaya.

#2 Form dan Teknik Eksekusi yang Baik
Form yang baik dan kokoh memberi andil pada tembakan yang presisi. Posisi kepala yang konsisten tegak dari set-up hingga release akan memastikan aiming (bidikan) ke target tepat dan konsisten.

Posisi saat anchoring, aiming, hingga release yang memastikan kedua tangan membentuk segitiga. Jemari hooking yang tidak terlalu dalam sambil meniadakan bentukan sudut pada jemari dan pergelangan. Pengetatan posisi tangan hooking sesaat sebelum release lalu disusul dengan release yang halus. Teknis biomekanis seperti ini memastikan lecutan string lurus dan mengantarkan arrow lurus ke jalur shoting menuju target.

#3 Plunger
Ada 2 hal yang membuat arrow meliuk-liuk ketika telah release :
Pertama, sifat arrow yang memang lentur. Saat mendapatkan hentakan dari string, bahkan meski arah hentakan string lurus horizontal sekalipun, energi dari string berpindah ke badan arrow sehingga memaksanya meliuk. Jika spek arrow sudah disesuaikan dengan spek busur, tentu bisa mengurangi pengaruh dari faktor ini.

[ Baca juga artikel BOSS tentang Arrow Spine 2 ]

Kedua, lentingan string itu sendiri. Meski form sudah sempurna dan teknik release dengan pelepasan string sehalus mungkin tetap saja sulit memastikan lentingan string benar-benar hanya lurus horizontal ke arah arrow. String akan ada sedikit gerakan pegas ke kanan dan kiri hingga arrow meluncur. Dan itu tentu saja memberi pengaruh pada arrow.

String yang tepat sesuai spek busur akan sangt efektif membantu hentakan yang sempurna untuk melepaskan arrow. Custom string jenis Fastflight dan BCY bisa dipesan di BOSS Archery sekarang.

[ Baca juga artikel BOSS tentang Bow String ]

Dan tugas alat kecil berbentuk mirip busi motor mengambil alih. Alat ini terpasang di satu sisi riser dengan tonjolan berpegas yang menyembul keluar di sisi riser lainnya. Skrupnya tepat berada di atas arrow rest. Mereka menyebutnya PLUNGER atau CUSHION BUTTON.

Tonjolan (button) pada PLUNGER ini bersinggungan dengan badan arrow, memberi tekanan sehingga dapat meredam liukan arrow dari sejak meluncur lepas dari string hingga meluncur meninggalkan busur. Memastikan arrow meluncur dalam keadaan stabil sehingga secara efektif mengarah lebih lurus dan akurat menuju target.

Plunger dapat diatur ke kanan atau kiri untuk memastikan arrow tepat di tengah target. Setelah itu tekanan pegas pendorong pada button juga bisa disesuaikan lunak hingga kaku. Dengan pengaturan yang cermat sobat archer dapat menentukan group tembakan yang lebih ketat. Dengan kata lain hasil tembakan akan lebih presisi. Boleh jadi mekanisme kita saat shot sedikit kurang konsisten. Namun plunger dapat mengkompensasi hal itu sehingga tembakan tetap presisi.

Bagian PLUNGER yang perlu Sobat Archer pertimbangkan ketika membeli :

PERTAMA : Ujung Plunger. Bagian ini akan cepat aus karena paling sering bergesekan dengan badan arrow. Jika dalam pembelian terdapat di dalamnya sparepart bagian ini pasti sangat menguntungkan. Anda tidak perlu membeli plunger baru ketika bagian ujungnya habis.

KEDUA : Pegas Plunger. Pada Plunger kelas pemula, tekanan pegasnya selain kasar juga tidak tahan lebih lama. Sedangkan Plunger kelas advanced selain halus tekanannya dan memungkinkan pengaturan lebih detail (mikro tunning) juga lebih tahan lama karena menggunakan bahan yang lebih baik dan kuat. Ketersediaan sparepart pegas ini dapat menjadi nilai tambah untuk efisiensi penggunaan dalam jangka panjang.

KETIGA : Kemudahan dan Stabilitas Pengaturan. Biasanya setelah dilakukan pengaturan pada Plunger dengan tepat akan bertahan dalam jangka waktu yang lama. Plunger yang memungkinkan pengaturan lebih telit (mikro tunning) jauh lebih memudahkan.

Dan plunger yang baik tentu saja memiliki mekanisme pengamanan setting sehingga tidak mudah berubah. Akan sangat merepotkan ketika di tengah latihan atau kompetensi tetiba setting pada Plunger berubah akibat mekanisme pengamanan yang kurang baik.

Jadi, Plunger apa yang jadi favorit Sobat Archer?

***

BOSS Archery
Suplier Panahan Terlengkap dan Terpercaya.
FP : BOSS Archery
IG : @BOSSArchery
Web : www.BOSS.web.id
WA : 0812-7070-4456 [Klik nomor untuk chat langsung via WA]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *